ianya bermula
sejak kecil lagi
tika aku mula mengenal warna
mula membuka pintu makna
kulukis dan kulorek segala apa
keindahan yang pada wahamku
adalah kejelekan pada fikir ibuku
dan aku dimarahi
ketika dewasa
aku menulis dengan tinta
tentang keindahan yang Tuhan kirimkan
pada setiap manusia
pada setiap wajah dan rupa
ku tak ingin pada kekecohan
ku tak gemar pada kebisingan
huru-hara dan kebiadaban
itu bukan jalanku
anehnya
setiap keindahan yang kuluah
seringkali disalahsangka
oleh para pemegang kuasa
mungkin mereka saja yang tahu
apa itu indah yang sebenarnya
mungkin merekalah pengukir abadi
yang membentuk tugu rupawan
cerminan demi cerminan
dan aku hanyalah tukang
yang meniru indahnya alam.
0 soaljawab:
Catat Ulasan